https://new.kbi-indonesia.id/wp-content/uploads/2025/04/ICFAS-2025-723×1024.jpg
Yogyakarta — The 3rd International Conference on Food and Agricultural Sciences (ICFAS) 2025 berlangsung pada tangggal 26–28 Agustus 2025 di Yogyakarta. Diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai penyelenggara utama berkolaborasi dengan Konsorsium Bioteknologi Indonesia (KBI), konferensi ini mempertemukan peneliti, pembuat kebijakan, pelaku industri, dan akademisi untuk mempercepat inovasi proses pangan dan pertanian cerdas demi penguatan keamanan serta ketahanan pangan berkelanjutan.
Berlokasi di Eastparc Hotel Yogyakarta dan dilaksanakan secara hybrid, ICFAS 2025 menarik partisipasi dari berbagai wilayah di Indonesia dan mancanegara. Mengacu pada rilis BRIN, program menghadirkan dua pembicara kunci plenary keynote serta sembilan pembicara internasional dari tujuh negara—menunjukkan cakupan global pertemuan ini serta urgensi aksi berbasis riset di sektor pangan-pertanian.
Fokus program dan benang merah teknis
Sesi pleno, paralel, dan pemaparan industri menekankan solusi aplikatif dan adopsi teknologi. Topik-topik utama meliputi: terobosan proses pangan dan bioproses seperti fermentasi, jalur enzimatik, pengawetan, dan valorizasi; teknologi molekuler dan analitik untuk keamanan pangan mencakup biosensor, deteksi cepat, autentikasi, serta ketertelusuran; pertanian cerdas dan presisi dengan pemanfaatan IoT, visi komputer, platform data, dan alat pengambilan keputusan berbasis AI; bahan fungsional dan gizi termasuk bioaktif dan precision fermentation; serta pendekatan keberlanjutan yang mengintegrasikan efisiensi sumber daya, ekonomi sirkular, adaptasi iklim, dan resiliensi rantai pasok dari hulu ke hilir.
Poster, jejaring, dan kolaborasi
Para peneliti dan praktisi mempresentasikan temuan terbaru melalui poster dan presentasi lisan, disertai demo industri dan forum dialog yang menjembatani terobosan laboratorium menuju jalur komersialisasi. Kegiatan ini turut memperkuat jejaring lintas akademia, lembaga pemerintah, dan dunia usaha—mendorong kemitraan baru untuk uji coba percontohan, scaling teknologi, dan standardisasi. Keseluruhan interaksi tersebut menegaskan misi konferensi: menghadirkan penerapan teknologi konvergen yang bermakna pada mutu, keamanan, dan keberlanjutan pangan.
Apresiasi dan ucapan terima kasih
KBI menyampaikan apresiasi kepada BRIN sebagai penyelenggara utama, serta kepada seluruh panitia, peninjau, narasumber, dan mitra institusi yang telah menyukseskan konferensi ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada anggota KBI yang berkontribusi sebagai sponsor ICFAS 2025: PT Elo Karsa Utama, PT ITS Science Indonesia, PT. Sysmex Indonesia, dan PT. Merck Chemicals and Life Sciences. Dukungan tersebut memperkuat program ilmiah dan memperluas interaksi dengan praktisi di sepanjang rantai nilai.
Momentum ICFAS 2025 akan dilanjutkan melalui kolaborasi tindak lanjut dan diseminasi temuan kunci kepada para pemangku kepentingan. KBI berkomitmen mendukung BRIN dan institusi mitra dalam memajukan riset dan inovasi yang berdampak bagi keamanan serta ketahanan pangan berkelanjutan. Sampai bertemu kembali pada penyelenggaraan ICFAS berikutnya.
Rujukan
- Siaran Pers BRIN: “ICFAS 2025 dorong inovasi proses pangan dan pertanian cerdas untuk jamin keamanan dan ketahanan pangan berkelanjutan” https://www.brin.go.id/press-release/124522/icfas-2025-dorong-inovasi-proses-pangan-dan-pertanian-cerdas-untuk-jamin-keamanan-dan-ketahanan-pangan-berkelanjutan